PURWAKARTA - Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Serda Bustomi selaku Babinsa wilayah Desa Pawenang, Koramil 1903/Darangdan, Kodim 0619/Purwakarta, melaksanakan kegiatan pendampingan ketahanan pangan (Hanpangan) bersama kelompok tani Gapoktan Saluyu di Desa Pawenang, Kecamatan Bojong, Kabupaten Purwakarta, Sabtu (29/8/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 08.35 WIB tersebut dilaksanakan di lahan pertanian yang berlokasi di Kampung Beringin RT 13 RW 04, Desa Pawenang. Dalam kegiatan tersebut, Babinsa melakukan pendampingan kepada para petani dalam pelaksanaan panen padi.
Gapoktan Saluyu dibina oleh penyuluh pertanian, Bapak Dida, dengan Ketua Gapoktan Bapak Cecep serta beranggotakan sebanyak 45 orang. Tanaman padi yang dipanen telah memasuki usia tanam sekitar 115 hari dengan luas lahan mencapai 1 hektare.
Serda Bustomi mengatakan, pendampingan kepada petani merupakan salah satu bentuk komitmen TNI AD dalam mendukung terwujudnya ketahanan pangan di wilayah.
“Babinsa akan terus hadir mendampingi para petani mulai dari tahap pengolahan lahan, penanaman, perawatan hingga masa panen. Kehadiran kami diharapkan dapat memberikan motivasi dan semangat kepada para petani untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian, ” ujar Serda Bustomi.
Berdasarkan data rekapitulasi, target luas lahan pertanian di wilayah tersebut mencapai 1 hektare atau 10.000 meter persegi. Saat ini, lahan yang telah ditanami seluas 5.000 meter persegi, sedangkan 5.000 meter persegi lainnya masih belum ditanami.
Danramil 1903/Darangdan Kapt. Kav. Unang Sunarya menyampaikan bahwa kegiatan pendampingan Hanpangan merupakan tugas nyata aparat teritorial dalam membantu pemerintah mewujudkan ketahanan pangan.
“Babinsa harus terus menjalin komunikasi dan pendampingan dengan kelompok tani. Dengan kebersamaan dan sinergi yang baik, diharapkan sektor pertanian dapat terus berkembang serta memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat, ” ungkapnya.
Dandim 0619/Purwakarta Letkol Arh. Fredy Jaguar, S.Sos., menegaskan bahwa pendampingan ketahanan pangan yang dilakukan Babinsa merupakan wujud kepedulian TNI terhadap keberlangsungan sektor pertanian.
“TNI AD melalui Babinsa berkomitmen untuk terus mendukung para petani. Pendampingan ini diharapkan dapat membantu meningkatkan hasil produksi pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Purwakarta, ” tegas Dandim.
Sementara itu, Danrem 063/Sunan Gunung Jati Kolonel Inf. Hista Soleh Harahap, S.I.P., M.I.P., mengapresiasi peran aktif Babinsa dalam mendampingi para petani di wilayah binaan.
“Ketahanan pangan merupakan salah satu aspek penting dalam menjaga stabilitas dan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, sinergi antara TNI, pemerintah daerah, penyuluh pertanian dan kelompok tani harus terus diperkuat, ” ujarnya.
Pangdam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Kosasih, S.E., M.M., menegaskan bahwa TNI akan senantiasa hadir bersama rakyat dalam mendukung program-program strategis pemerintah, termasuk di bidang ketahanan pangan.
“Kehadiran Babinsa di tengah para petani merupakan implementasi nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. TNI akan terus mendukung dan mendorong produktivitas pertanian sebagai bagian dari upaya bersama dalam mewujudkan ketahanan pangan yang kuat dan berkelanjutan, ” pungkasnya.
Melalui kegiatan pendampingan panen tersebut, diharapkan hubungan antara Babinsa dan kelompok tani semakin erat serta mampu meningkatkan semangat para petani dalam mengoptimalkan potensi pertanian di Desa Pawenang, Kecamatan Bojong.(PERS)
